"Tertawalah. Sebab Tertawa Menambah Usia Anda"
-Secangkir Guna-
SELAMAT MEMBACA CERITA LUCU SECANGKIR GUNA (PART 2)
Suatu malam, ada seorang petugas polisi menemukan tempat persembunyian yang sempurna untuk mengawasi pengendara yang melaju kencang.
Kejadian ini berlangsung di
sekitar jalan Ring Road, Medan. Biasanya, hampir setiap malam terdapat banyak sekali
muda-mudi melaju dengan kencang (bahkan mengadakan balapan liar disepanjang
jalan itu).
Sekitar 15 menit setelah petugas polisi itu berjaga menunggu para korban tangkapan (pembalap liar), namun belum ada juga pengendara motor yang melaju kencang.
Tak lama kemudian, dia melihat
seorang bocah umuran SMP lewat di depannya sambil membawa sebuah ember cat
berwarna merah.
Mereka saling bertatapan muka, lalu si anak itu tersenyum menunduk kepada polisi tersebut. Dengan rasa senang pun, polisi tersebut membalas senyuman anak itu, namun tidak berkata apapun.
Anak itu pun lewat begitu saja.
Setelah 4 jam menunggu, para pembalap liar pun tak kunjung datang.
Petugas polisi itu pun kagum
ketika semua orang berada di bawah batas kecepatan.
Dengan perasaan heran, polisi itu akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya dan ingin berjalan-jalan di sepanjang jalan itu sambil mengendarai motor dengan kecepatan rendah. Dia melihat sekelilingnya, depan, belakang, samping kiri, samping kanan. Dan ternyata aman-aman saja.
Sekitar 200 meter dia berjalan, dia melihat sebuah gedung besar di pinggir jalan berada di depannya.
Setelah melewati gedung tersebut,
polisi itu tiba-tiba berhenti. Badannya sedikit tersungkur ke depan karena gaya
pengereman yang secara tiba-tiba.
Dari jauh, terlihat polisi
tersebut mengeluarkan sebuah mimik/ekspresi wajah kesal setengah tersenyum kaku
sambil memukul stang sepeda motornya.
Tak lama kemudian, polisi itupun langsung pergi tanpa memperhatikan lagi keadaan sekelilingnya.
Saya pun penasaran apa yang
sedang terjadi dengan polisi tersebut.
Esok paginya, saya keluar membeli sarapan di warung Buk may, tempat biasanya saya sarapan.
Sepulang dari situ, saya melihat
ada beberapa orang petugas kebersihan berseragam berkumpul di samping gedung
tempat polisi berhenti semalam. Salah seorang petugas mencoba mengambil tangga
dan yang lainnya sambil membawa sebuah ember cat dinding.
Apa yang terjadi?
Saya melihat, ada sebuah tulisan besar di dinding gedung bertingkat itu. Lalu saya segera mengabadikan tulisan tersebut sebelum dihapus oleh petugas kebersihan dengan menggunakan henpon nokia saya.
Ternyata, tulisan itu adalah
seperti yang tertulis pada gambar di bawah ini:




